Tampilkan postingan dengan label Hari5. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hari5. Tampilkan semua postingan

Rabu, 29 Januari 2020

Terinspirasi dari kisah



Sesuai judul dan tajuk cerita ini bermula dari membacakan kisah para sahabat Rasulullah SAW

Hingga terlahirlah kisah Wahid sang pemberani. Seorang remaja lelaki yang siap menerjang badai dan taufan, menantang bahaya yang mengintai serta tak takut membela yang lemah

Selasa, 24 Desember 2019

Bersenang-senang dengan origami


Penjelajahan Osin Family hari ini dimulai dengan berkeliling Ibukota menggunakan bus wisata yang disediakan gratis oleh pemerintah provinsi.



Mengantri bersama para penumpang lainnya, kami start perjalanan dari halte monas dengan tujuan semula adalah menuju Kota Tua. Tapi berhubung bus yang dituju tak kunjumg muncul, maka kami beralih rute menuju tujuan Jakarta modern, dimana bus akan melewati monas, bundaran HI, senayan, mengeliling Gelora Bung Karno dan kembali lagi menuju monas.




Arus balik dengan traffic yang cukup padat membuat anak-anak bosan dan hampir mati gaya. Terlebih di dalam bus terdapat aturan untuk tak boleh mengkonsumsi makanan dan minuman sehingga aktivitas yang bisa dilakukan hanya mengamati pemandangan di luar bus saja.




Dengan modal empat lembar tiket bus, kami berkreasi membuat origami burung dan memanfaatkannya menjadi dongeng pengantar perjalanan kami menuju kembali ke halte monas.

Senin, 23 Desember 2019

No way buat Mati Gaya


Tak ada kata mati gaya untuk bermain dan bersenang-senang dimanapun tempatnya. Mencipta permainan dengan barang di sekitar kita adalah salah satu aktivitas. Seperti permainan tiup ulat yang kami mainkan sore ini.



Memanfaatkan kertas serta sedotan plastik dari jus buah yang kami beli di warung sebelah hotel tempat kami menginap, di sulap menjadi ulat-ulat kecil yang lucu dan menggemaskan.


Selasa, 26 November 2019

Hemat pangkal Berhasil dan Tak Kenal Mubazir



Setiap orangtua pasti menginginkan anaknya tumbuh dengan banyak hal positif serta membangun. Mereka dapat tumbuh dengan  baik dan aneka karya yang membangun.
Menjadi hal yang wajar mengingat bahwa kepribadiaan seseorang akan tertempa sedemikan rupa sejak masih kanak-kanak. Aneka sifat bawaan ini kelak akan menjadi bibit subur bagi pembentukan karakter hingga diusia dewasa mereka kelak.

Bisa jadiiii, atas latar belakang hal di muka tersebut yang membuat para orangtua bekerja ekstra keras menanamkan disiplin dan aneka kebiasaan baik ke dalam diri dan jiwa anak-anak.
Jika dilakukan dengan cara dan waktu yang tepat hasilnya pasti akan sangat luar biasa, namun bila yang terjadi adalah sebaliknya, dampak negatiflah yang mungkin akan mewarnai proses tersebut.

Salah satu dari sekian banyaknya aktivitas baik yang "didoktrinkan" adalah "ayyoo nak kita belajar hidup hemat" 😊


Penanaman dasar-dasar hidup hemat akan berpengaruh besar pada kesuksesan seseorang dalam mengatur keuangan atau bahkan keseluruhan hidupnya.

Ada beberapa aktivitas menyenangkan untuk melibatkan anak-anak, salah satunya adalah mengajak mereka terlibat dalam aktivitas perencanaan keuangan keluarga.



Sesuai dengan Itinery yang telah kami susun bersama, anak-anak akan  mengunjungi salah satu bulkshop di Ibukota dimana sang owner adalah teman si emak. Ada satu wawasan dan input yang diterima Kak Nad dan Adek Yeza, bahwa berbelanja di Bulkshop jauh dapat memangkas anggaran belanja bulanan, karena di sini kita semua dapat membelanjakan sesuai dengan jumlah kebutuhan, habiskan apa yang menjadi tanggungjawabmu, slogan tersebut rasanya pantas sekali di gaungkan pada seluruh stakeholder.


Kamis, 18 Juli 2019

Kreativitas membebaskanku berimajinasi



Seringkali saya mendapat pertanyaan dari rekan sejawat mengenai proses membersamai ananda, seperti:
"Mak, gimana sih bikin anak jadi kreatif?"
Atau di lain kesempatan akan muncul pertanyaan
"Mak, sumpah deh eikeh mati gaya nih, gimana ya berfikir lebih kreatif lagi?"


Hohohoho anda tak sendiri esmeralda? Fergusso pun mengalaminya 🤣


Hingga saat ini saya termasuk orang yang percaya bahwa kreativitas anak adalah salah satu potensi yang perlu di kembangkan sedari dini. Why? Karena dengan kreativitas menjadi salah satu dasar saat anak di hadapkan pada posisi harus memutuskan sesuatu dan menyelesaikan masalah, mampu berfikir melebihi cara pandang orang kebanyakan, dan mencapai suatu hal baru.

Yeza dan hasil kreasinya

Mobil salju karya Yeza

Bagi kami keseluruhan point-point tersebut bisa menjadi modal menuju kesuksesan apapun bidang yang di pilihnya kelak.

Setidaknya ada beberapa hal yang sering kami kerjakan bersama di Osin Family, di antaranya adalah :

1. Having Fun dan bermain bersama
Beragam media sering kami gunakan untuk bermain bersama, baik itu permainan DIY, sesuatu yang sengaja kami beli maupun bermain langsung bersama alam. Memberikan kesempatan pada anak-anak untuk bermain di luar rumah, mengeksplor alam dan sekitar akan menambah kaya wawasan, pengalaman serta mereka akan terbiasa berinteraksi dengan lingkungan sosial. Mereka akan belajar banyak hal termasuk belajar menyelesaikan masalah salah satu di antaranya. Eh iya, penduduk Osin Family akhir-akhir ini lagi getol-getolnya eksplor tentang alam lho, dan in shaa Allah dalam waktu dekat Family Project kami adalah mendaki salah satu gunung di Provinsi Lampung 😃


2. Memberikan kesempatan kepada mereka untuk berimajinasi
Ada beraneka ragam games pura-pura yang sering kami mainkan bersama, membacakan buku cerita dan membiarkan imajinya terbang bebas mengangkasa dan melangit bersama sejuta harapan yang ingin di raih mereka, daaaan bermain peran adalah salah satu aktivitas yang rutin kami lakukan bersama, kadang saya menjadi anak murid mereka, kadang mereka yang berperan dengan aneka profesi baru yang di temuinya atau terkadang hanya diam tak bergerak karena mereka tengah menjalankan peran sebagai sebuah patung 😃


3. Peka terhadap minat dan bakat
Apakah si kecil sering menggambar, menyusun buku, menumpuk barang, atau justru berkaca? Lihatlah lebih jeli mungkin akan kita temui apa minat dan bakatnya yang jika di asah dengan baik akan membantu mereka untuk segera menemukan syaqillanya.
Naah berdasakan beberapa pengamatan emak laboratorium kami, Adek Yeza gemar sekali menyusun aneka barang dalam suatu komposisi yang menarik dan teratur, sedangkan Kak Nad masih dominan perannya sebagai pelontar ide dalam beberapa aktivitas bersama. Huhuhuhu wait and see aja yuk, apakah akan menjadi bibit-bibit bakat mereka kelak 😃


Naaah sesuai dengan tugas dan materi yang emak dapatkan dari kelas Bunda Sayang soal mengenal gaya belajar anak, proses pendampingan kreatif adek yeza salah satunya adalah sessi bermain lego, yupzh hari ini adalah harinya adek bermain lego. Aneka kotak mini itu di susunnya seperti sebuah objek yang telah menjadi referensi sebelumnya. Ia yang tertarik mengamati aneka bentuk dan warna, berusaha merangkai imaji menjadi suatu bentuk nyata yang bisa di lihat, di raba namun sepertinya tidak bisa di terawang😃😁


Menurut imaji berdasarkan beberapa referensi sebelumnya, di buatlah sebuah mobil yang konon kabarnya dapat berjalan di atas hamparan salju. Lengkap di buat sebuah landasan mobil, garasi mobil dan menjelaskan secara detail bagian-bagian dalam mobil dan rumah salju kreasinya, menurutnya sih ini mobil tahan banting kalau berjalan di medan licin tersebut😃

Walaupun di sekitar muncul suara yang mengganggu ia nampak asyik pada dunianya, berusaha fokus menyelesaikan bentuk terbaik yang bisa di hasilkannya. Sooo... Sekian laporan pandangan mata emak hari ini, sampai jumpa di kisah yang berbeda esok hari ya ☺





Bandar Lampung, 18 Juli 2019
Puspaning Dyah, si emak rempong

Selasa, 18 Juni 2019

Menumbuhkan Fitrah Dengan Menajamkan Pendengaran




Tudey aktivitas di Osin Family berjalan flat euy, Home Education berjalan dengan lancar dan tanpa hambatan, urusan domestik sedikit tersendat karna satu dua dan beberapa hal, selebihnya masih bisa di katakan normal dan baik-baik saja

Proses menuju Digital Family kami buka dengan obrolan mengenai VLOG dan segala kontennya, melibatkan duo jenderal sebagai teman diskusi kami.

Jika sebelumnya Kak Nad sudah cukup familiar dengan dunia blogging karena si emak yang merangkab jadi blogger recehan, materi baru di bawa oleh ayana sebagai oleh-oleh pelatihan yang beberapa waktu lalu di ikutinya.

Kami berdiskusi bagaimana membuat konten video yang menarik, mendidik, menghibur dan tetap terlihat natural untuk anak-anak seusia Nadia dan Yeza.

Berlatih dan berlatih mungkin adalah suatu kata kerja yang pas untuk menggambarkan bagaimana seharusnya suatu konten tercipta. Begitu pula yang kami tularkan kepada anak-anak, membiasakan Nad untuk berbicara dengan lancar tanpa ada intervensi adalah usaha yang kami kerjakan tanpa surut langkah.

Sehingga project yang kami kerjakan hari ini adalah project Mendengar
Kami mendengar apa kesulitan yang di rasakan oleh Kak Nad saat harus berbicara dengan formal pada orang lain, kami mendengarkan ia yang berlatih untuk berbicara dan menyuarakan pendapat, kami berlatih mendengar segala keluh kesahnya tanpa ada sedikitpun intervensi, dan kami belajar mendengar keyakinan yang di lontarkannya untuk memilih apapun yang ia percaya


Itulah mungkin sebabnya kita hanya memiliki satu mulut dan justru memiliki dua telinga? Karena seharusnya kita bisa lebih banyak mendengar daripada banyak bicara



Bandar Lampung, 18 Juni 2019
Puspaning Dyah, seorang wanita yang ingin menajamkan pendengarannya