Tampilkan postingan dengan label Hari10. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hari10. Tampilkan semua postingan

Senin, 03 Februari 2020

Memetik hikmah dari Kori sang Pelukis handal

Terinspirasi dari aktivitas Yeza mewarnai malam ini, lahirlah kisah Kori seorang anak manis yang mahir melukis bersama Poli sahabatnya

Alkisah di negeri Sempura tinggallah seorang anak lelaki bernama Kori, Ia gemar sekali melukis, benda apa saja yang dilihatnya akan dituangkan kembali di atas kertas. Melukis dan mewarnai seolah-olah menjadi bagian tak terpisahkan dari hidupnya.

Tersebutlah Poli sahabat Kori, salah satu orang yang selalu mendukung pada bakat Kori. Ia percaya bahwa suatu saat Kori akan bisa mengelilingi dunia dan memperlihatkan lukisan-lukisannya pada banyak orang.

Namun suatu hari datanglah banjir menyerang desa tempat Poli dan Kori tinggal, membawa pergi seluruh alat lukis milik Kori. Berhari-hari Kori nampak murung tak berkesudahan meratapi hilangnya semua alat lukis yang dimilikinya.

Layaknya seorang sahabat, Poli selalu hadir menguatkan Kori.

"Hei Kori, tak adalah alat lukismu mari kita cari alat lain yang bisa Kau gunakan untuk melukis dan mewarnai lagi", nasihat Poli pada Kori

" Aku tak tahu lagi Poli dengan apa aku harus menggerakkan tanganku agar kudapat lukisan yang bagus", keluh Kori

"Mari kita coba manfaatkan sekitar kita sebagai pengganti kuas dan cat warnamu", tawar Poli

" Ah Kau benar Poli kita bisa memanfaatkan getah pohon untuk bisa mendapatkan aneka warna, kita juga bisa menggunakan aneka bunga dan daun untuk pewarna dan motif alami, terimakasih Poli kau selalu hadir menjadi teman terbaik yang selalu mendukungku", jawab Kori dengan hati gembira.

Ternyata dibalik kemalangan yang kita dapatkan selalu ada berkah dan hikmah terselubung yang perlu kita gali dan cari agar tak terjebak pada perasaan murung yang berkepanjangan


Minggu, 01 Desember 2019

Menabung untuk kepentingan masa depan



Siapapun saat ia telah berpenghasilan maka ia wajib untuk mengelola keuangannya dengan bijak. Demi apa? Demi gaji yang dihasilkan dalam sebulan tak ludes habis tanpa sisa hanya dalam hitungan hari.

Bisa juga sih dipengaruhi sama yang namanya gaya hidup, pergaulan teman yang membuat kita gak komit dan terjerumus pada kebiasaan hidup hedon.

Salah satu perencanaan keuangan yang baik dapat dilakukan dengan "MENABUNG". Yes sederhana banget yak, dan berikut beberapa alasan yang bisa emak berikan pada duo jenderal untuk memotivasi mereka untuk mau dan gemar menabung:

1. Menabung tidak hanya untuk diri sendiri, melainkan untuk generasi berikutnya, anak keturunan kita
Mengelola keuangan itu bukan perkara hari ini semata, melainkan menjadi salah satu warisan kebaikan dimasa mendatang. Utamakan menabung daripada keinginan untuk pemenuhan kebutuhan diri yang sifatnya terbatas dan sesaat.

2. Menabung membuatmu kaya dalam banyak arti harafiah
Seorang Brigham Young mengatakan:
" Jika kamu pingin kaya simpan apa yang kamu dapatkan. Orang bodoh bisa dapat uang, tapi butuh orang bijak untuk menyimpannya dan mempergunakannya  untuk kebutuhan sendiri"

Idealnya setiap orang bisa mendapatkan uang termasuk orang tak bekerja sekalipun. Dengan menjadi pengemis misalnya, jadi sesungguhnya bisa mendapatkan uang bukanlah sebuah kemewahan dan keistimewaan.

3. Foya-foya di masa muda bisa sengsara dimasa tua.
Mengelola keuangan semuda mungkin usiamu
Adalah pilihan sangat bijak.



Nah berdasarkan ketiga fondasi tersebut, kami mulai mengedukasi duo jenderal untuk mulai teratur menabung. Menyisihkan sebagian keuntungan setiap produk yang diproduksi dan mempercayakannya pada lembaga ketiga, semacam bank umum untuk mereka bisa menitipkan sebagian dana sebagai tabungan mereka.



Kamis, 25 Juli 2019

Ketika Jemariku Berkreasi



Menyadur dari wikipedia, Daya cipta atau kreativitas adalah proses mental yang melibatkan pemunculan gagasan atau anggitan baru, atau hubungan baru antara gagasan dan anggitan yang sudah ada. Dari sudut pandang keilmuan, hasil dari pemikiran berdayacipta biasanya dianggap memiliki keaslian dan kepantasan.

Ada suatu teori yang menuliskan bahwa kreativitas itu terdiri dari 4 P, Person, Process, Product dan Press yang semuanya saling berkaitan erat. Misalnya seperti ini, mulanya ada Person, pribadi kreatif yang melibatkan diri pada suatu Process kreatif maupun karena adanya dorongan (Press) dari orang lain maupun suatu lingkungan demi menghasilkan suatu Product kreatif.

Produk yang dihasilkan bisa mencakup pembentukan pola baru yang belum terfikirkan sebelumnya, atau hasil cangkokan dari beberapa bentuk sebelumnya. Ada yang berasal dari imajinatif sang kreator, namun ada pula yang berasal dari gabungan informasi dan pengalaman sebelumnya.

Kalau kita mau telisik lebih lanjut, buah hasil kreativitas bisa jadi adalah proses yang menunjukkan keluwesan, orisinalitas dalam berfikir dan daya elaborasi (mengembangkan, memperkaya dan merinci) suatu gagasan.



Eheeemm.. Proses mengasah kreativitas adek yeza hari ini di stimulus dengan mengacak-acak blok-blok kayu hingga membuat aneka macam pola, hikzz hikzz karena si emak lagi sibuk beberes untuk pindahan jadi perhatian HE untuk duo jenderal agak terduakan nih 🥺

Jadi dari satu blok kayu itu, yeza bisa berkreasi dengan aneka bentuk lainnya, berulang kali mencoba pola yang berbeda untuk bisa masuk dalam batasan box kayu, sehingga terciptalah aneka formula yang bisa melengkapi box kayu tersebut.

Ketekunannya nampak terlihat, kesabarannya terlatih saat menemukan pola yang belum tepat dan membuat box kayu tidak tepat terisi, visualnya di manjakan dengan aneka warna kayu-kayu kecil yang menjadi "senjatanya" malam ini😃 dan sebagai seorang pembelajar mandiri, doi ogah banget euy kalau harus bertanya atau bahkan mendengar instruksi sang kakak yang berusaha membantu yeza mengarahkan suatu pertolongan padanya 🤣


Minggu, 23 Juni 2019

Sudahkah berkasih sayang hari ini?



Keluarga merupakan tempat membentuk karakter dan menumbuhkan hal-hal baik sedari dini, sebuah rumah yang menghantarkan para penghuninya dapat tumbuh dengan energi positif dan membangun serta tempat kembali saat berkeluh kesah dan menumpahkan segala rasa. Terkadang aktivitas salah satu keluarga yang dominan di ranah publik membuat adanya ketimpangan dalam menghabiskan waktu yang berkualitas bersama seluruh anggota keluarga.

Ada banyak cara yang di siasati oleh Osin Family untuk tetap mendapatkan waktu yang berkualitas bersama seluruh anggota keluarga, hal sederhana seperti ayana yang meluangkan waktu istirahat siang untuk kembali ke rumah setelah ibadah dhuhurnya untuk menikmati santap siang bersama di rumah, jika kepulangan ayana yang tidak terlalu larut maka sessi pillow talk menjadi salah satu moment yang kami nantikan, semacam ajang curhat dan saling melapor raport hari ini.

Waktu akhir pekan menjadi salah satu waktu yang berharga, di mana selalu di habiskan dengan aktivitas bersama seluruh penduduk Osin Family. Baik itu olahraga, memasak bersama, beberes rumah bersama atau hanya sekedar duduk santai di taman memandang hamparan tanaman yang membentang di halaman rumah kami.

Aktivitas duo jenderal dan ayana membersihkan tenda


Seperti di hari ini, Ahad kami habiskan dengan menyelesaikan beberapa pekerjaan rumah bersama, memasak, bersih-bersih rumah dan terutama adalah mengerjakan sesuatu yang tertunda yaitu membersihkan tenda pasca camping dan hiking kami beberapa waktu yang lalu. Sembari menikmati jamuan berupa buah potong hasil dari kebun kami sendiri, bercengkrama dengan hangat serta meluangkan waktu untuk tertawa lepas bersama.
Salah satu buah hasil kebun kami sendiri



Bagi kami apapun kegiatannya, berapapun lamanya kami mengerjakan hal tersebut akan selalu menjadi agenda rutin sebagai salah satu cara kami mempertahankan kehangatan keluarga. Menghadirkan diri secara utuh, agar sinyal kasih sayang di antara kami dapat di tangkap dengan baik melalui radar anggota yang lain.

Menempatkan keluarga menjadi prioritas utama membuat kami (saya dan ayana) secara sadar untuk lebih memilih aktivitas yang bisa melibatkan kami berempat, alih-alih memilih kegiatan pribadi seperti bertemu dengan rekan sejawat maupun mengbiskan waktu dengan menekuni hobi pribadi yang tak bisa melibatkan para anggota keluarga. Bukankah menjadi sebuah project yang sederhana namun membawa impact yang luar biasa bagi pengembangan jiwa dan raga?😃

Selamat menikmati hari bersama keluarga


Bandar Lampung, 23 Juni 2019
Puspaning Dyah, di tulis saat gelombang kasih sayang sedang terpancar kuat