Tampilkan postingan dengan label hari11. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hari11. Tampilkan semua postingan

Selasa, 04 Februari 2020

Viola si tangan perkasa

Vliola seringkali merasa asing saat berada dikerumunan saudara-saudaranya, para kawanan cheetah. Pasalnya saat berada bersama para saudaranya, mereka hanya akan saling beradu siapa yang bisa berlari paling cepat. Sedangkan Viola merasa ia tak berbakat dalam hal berlari. Saat adu lari berlangsung, ia akan selalu berada di urutan paling akhir mencapai garis finish. Hingga ia selalu menjadi bahan lelucon teman-temannya.

Hingga suatu hari saat ia berjalan ke pasar seorang diri, ia bertemu dengan sosok monyet yang bekerja di kedai paman jugo, monyet itu bernama panji. Tugas Panji adalah memanjat pohon kelapa apabila ada pembeli di kedai paman Jugo yang hendak membeli es kelapa.

Dengan cepat dan tangkas Panji memanjat pohon kelapa yang tinggi hingga kemudian sampai di puncak untuk memetik satu atau beberapa butir kelapa muda


Semua proses itu diamati Viola dengan seksama. Beruntung sekali Panji bisa bekerja sesuai dengan apa yang bisa ia kerjakan dan ia pun berada di tempat yang tepat dimana ia dihargai dan diperhitungkan kemampuannya di sana. Beda sekali dengan aku, kakak-kakakku tak tahu walaupun aku tak mahir berlari tapi aku kuat sekali melontarkan benda apa saja disekitarku


Tak jauh dari kedai paman Jugo, Viola melihat orang-orang berkerumun saling berteriak, karena penasaran didekatilah kerumunan itu. Rupanya orang-orang sedang berlatih bermain voli.

"Sepertinya ini permainan yang menarik", gumam Viola

" Hei, siapa namamu? Aku baru melihatmu ada di sini? Mau ikut berlatih bersama kami? Kenalkan namaku Seri

"Hai Seri, benarkah aku boleh bergabung? Aku tertarik mencoba permainan ini dan sepertinya aku akan cocok bermain di sini", jawab Viola dengan gembira

Babak demi babak berlalu sudah dan entah berapa banyak poitn yang telah dikumpulkan Viola untuk tim barunya.

"Wagh Viola, permainanmu sungguh keren", kata beberapa teman Viola saat pertandingan berakhir

Mendengar pujian temannya Viola pun tersipu, rupanya untuk menunjukkan bakat milik kita, kita hanya harus berada di tempat yang tepat

Sore ini Viola kembali ke rumah dengan mata yang berbinar-binar

Senin, 02 Desember 2019

Bijak Menyalurkan Uang



Belanjalah seperlunya sesuai kebutuhan agar tak mubazir kemudian
#quotesnglanturemak

Et dah apaan bener lah si emak baru awal aja udah ngoceh-ngoceh mulu, emang dasar si emak ini minta disawer lho 😂


Oke gaes jadi kali ini emak mau cerita games yang dimainkan bersama sang Jenderal Sulung

Games kali ini kami namakan "Tebak" (Tepat Belanja Kebutuhan). Rulesnya sederhana, Kak Nad akan menerima uang sejumlah Rp. 50.000,- untuk dibelanjakan snack selama 3 hari (termasuk jatah snack untuk adek yeza)





Pasca pulang sekolah, kami sempatkan untuk mampir ke toko dekat dengan sekolah. Karena sudah nampak jelas budget yang ada, Nad dengan seksama memperlihatkan label harga yang tertera di masing display toko. Mengingat budget yang terbatas maka Kak Nad betul-betul hanya membeli apa yang sangat diinginkan remaja tanggung tersebut.

Beberapa kali rombak isi tas belanja, mengkombinasikan seta mengisi tas tersebut dengan barang yang sesuai dan pas dengan budget dan keinginannya. Hingga akhirnya didapatlah aneka snack pilihan hasil dari bongkar pasang sini dan sana 😃


Walaupun sesampainya dikasir tetap saja ada beberapa harga yang berbeda antara label harga dan data pada kasir plus ada penambahan PPN sebesar 10% dari total belanja yang sebelumnya tidak dimasukkan kak nad sebagai salah satu biaya.