Tampilkan postingan dengan label Hari3. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hari3. Tampilkan semua postingan

Senin, 27 Januari 2020

Menjadi peniru itu tak menyenangkan



Anggi senang sekali melihat Ratu, seorang penyanyi anak-anak idolanya. Setiap kali Ratu menyanyi maka Anggi langsung mengikuti semua gaya Ratu dan iapun berkeinginan meniru apapun yang melekat pada Ratu, termasuk menjadi penyanyi seperti idolanya tersebut.

Tak jemu Anggi membujuk sang Bunda untuk membelikan baju yang mirip dengan sang idola. Hingga terkadang ia tak nyenyak tidur karena selalu terbayang tatkala Anggi bisa berdandan seperti Ratu.
"Pasti aku akan sangat keren dengan baju dan sepatu seperti yang dikenakan Ratu", gumam Anggi di setiap kesempatan.

Hingga akhirnya keinginannya terkabulkan, Ibu membelikan sebuah baju dan sepasang sendal persis seperti yang dikenakan Ratu.

Dengan tak sabar, Anggi menuju rumah Tika sahabatnya untuk memperlihatkan apa yang baru didapatnya.
"Wow, kamu terlihat keren dengan baju dan sandal itu Anggi", ujar Tika dengan penuh kekaguman.
Dengan lincah Anggi menirukan gaya Ratu saat tengah menyanyi di hadapan Tika, namun tanpa sengaja kaki Anggi hampir tersandung karena belum terbiasa mengenakan sendal barunya.

"Udah deh Nggi, lepaskan saja sendal tu", nasihat Tika
" Enggak ah, aku suka koq mengenakan sendal ini", tolak Anggi

Karena bosan, Anggi pamit dari rumah Tika dan bergerak menuju taman di dekat rumahnya.

"Duh sayang sekali aku tak bisa bergabung bermain basket dengan teman-temanku karena sendal berhak ini", keluh Anggi
" Kalau begitu, aku menonton saja deh dari sini"

Saat itulah Anggi melihat beberapa anak perempuan yang mengenakan baju dan sendal sama seperti dirinya.

Dengan perasaan kesal, Anggi bergegas kembali ke rumah. Di copotnya sandal yang dikenakannya dengan terburu-buru.

"Mulai besok, aku tak kam memakai baju dan sandal ini lagi, aku gak suka jika dikira aku memgikuti gaya orang lain, aku kan bukan seorang peniru, aku lebih suka saat menjadi diriku sendiri yang apa adanya.

Minggu, 22 Desember 2019

Fun Games with New Friend


Masih dalam rangka Tration Osin Family, hari ini kak Nad berpetualang berdua bersama bunda menjelajahi kota Bogor demi "ngelmu bareng". Si emak yang mau belajar dan mencuri jam terbang para maestro, kak nad pun ingin bergembira bersama teman-teman baru.



Dengan menggunakan moda transportasi KRL, membutuhkan waktu kurang lebih 80 menit untuk sampai di stasiun Bogor. Hingga kemudian kami berdua sampai di venue tempat acara berlangsung. Menghitung jumlah stasiun yang kami lewati selama perjalanan, mengamati aktivitas di dalam maupun di luar KRL, mengobservasi jenis pekerjaan yang bisa kita temui menjadi salah dua aktivitas pengisi waktu perjalanan.

Meneruskan proses registrasi, Kak Nadpun beraktivitas bersama para ananda yang dititipkan di KC. Beragam aktivitas di kerjakan Kak Nad bersama para teman baru, termasuk salah satunya nampak dalam penampakan berikut ini




Minggu, 24 November 2019

Saat Liburan Bukan Sekedar Wacana Forever



Kehidupan itu berada dalam kendali kita, mau sukses atau tidak semuanya bergantung pada niat serta kerja keras untuk mencapainya. Yeayh walaupun kadang kita merasa ada aja yang membatasi kita untuk mencapai tujuan dan apa yang ingin kita dapatkan. Lalu hal apa saja yang perlu kita lakukan untuk melepaskan hambatan atau batasan yang ada?

Ada beberapa hal yang bisa di lakukan untuk menjadi pondasi meraih apapun yang kita inginkan.
Salah satunya adalah "Pengembangan Diri" sebagai salah satu usaha untuk memenuhi kebutuhan Aktualisasi Diri. Berita baiknya adalah, salah dua dari hal untuk menyingkirkan hambatan adalah dengan menghabiskan waktu untuk "LIBURAN"

Piknik asik ala Osin Family


Hhahahahahaa yez liburan gaes, piknik, refreshing gitu lho 😃
Karena biasanya orang menjadi suntuk karena dua sebab:
1. Kurang temen
2. Kurang maen jauh

Sesi liburan adalah salah satu pembahasan yang tak pernah ketinggalan di perencanaan awal tahun sekaligus sebagai bagian dari Family Strategic Planning kami. Kenapa harus direncanakan? Biar gak ambyar di tengah jalan, baik konsep, waktu terutama anggaran 😂

Bagian merencanakan keuangan liburan tak mungkin jika tidak melibatkan peran serta anak-anak. Seperti perencanaan liburan kali ini dan berikut adalah beberapa tips dari Osin Family dalam melakukan perencaan keuangan liburan keluarga yang bisa dilakukan dengan melibatkan seluruh anggota keluarga

Nad dan Monas 😅

Nad dan Om Moto

Pas banget ketemu karnaval

1. Mulai memprediksi total biaya perjalanan (transportasi, akomodasi, konsumsi serta biaya oleh-oleh)
2. Pilih moda transportasi paling memungkinkan
3. Selalu cadangkan biaya tak terduga, jikapun tidak digunakan biaya ini dapat di retur sebagai bagian tabungan.

Karena judulnya aja Financial Planning, maka hitung dengan detail segala potensi biaya selaraskan dengan itinery yang juga telah di buat dengan sangat detail ☺

Demikian ocehan emak, salam dari kami sang penjejalah hikmah 😃

Selasa, 16 Juli 2019

Belajar dari rasa ingin tahu






Kenapa si emak ngirimin gambar duo jenderal yang lagi ngeliyatin orang? Hohohohoo ya gitu emang itu duo jenderal kalau lagi di ajak ke suatu tempat.
Mereka memiliki rasa penasaran dan ingin tahu yang di sampaikan dengan cara yang berbeda, Kak Nad yang akan memberi respon dengan langsung mendatangi objek maupun subjek yang di tuju, sedangkan adek yeza akan cenderung menjadi pengamat dan memetakan situasi sekitar mencoba mengingat situasi dan keadaan untuk kemudian ia manfaatkan di tempat dan waktu yang tepat.



Ada beberapa ciri khas dari duo jenderal jika bertemu dengan orang asing. Kak Nad yang biasanya akan lamgsung mengajak berkenalan jika di rasa orang tersebut akan memberi feedback yang baik padanya, sedangkan Adek Yeza yang cenderung menghafal apa saja yang melekat pada suatu objek atau subjek untuk kemudian di ceritakan kembali baik kepada ayah, bunda maupun kakaknya.

Seperti hari ini saat duo jenderal di ajak ke suatu pusat perbelanjaan modern untuk memenuhi beberapa logistik yang telah habis, entah berapa orang yang telah di ajak berkenalan oleh Kak Nad, dan entah berapa banyak objek yang telah di rekam oleh Adek Yeza sepanjang perjalanan kami.

Tinggal menunggu hari esok untuk memulai petualangan kami berikutnya.

Minggu, 16 Juni 2019

Ahad ceria Osin Family



Ahad ceria ala Osin Family di buka dengan menunaikan fitrah jasmani kami dengan jalan berolahraga demi tetap menjaga stabilitas organ-organ tubuh serta menjaga hati dan fikiran agar tetap waras, sehat dan bergas 😃


Jogging selalu menjadi pilihan bagi kami untuk menghabiskan Ahad pagi kami. Menghabiskan quality time bersama keluarga dengan lari kecil memutari stadion olahraga dari rumah hingga cukup membuat keringat bercucuran dan napas tersengal-sengal. QadarullahNya di area seputar stadion terdapat mobil keliling BNN yang tengah mengadakan sosialisasi perihal Napza dan sahabat-sahabatnya.

Bermodal rasa penasaran, Kak Nad memacu semangatnya untuk mendatangai mobil keliling tersebut dan melihat secara langsung apa saja yang termasuk dalam kategori narkotika dan obat terlarang.



Cek list yang kami tetapkan hari ini adalah mengantarkan donasi sedekah Kak Nad berupa alat kebersihan untuk masjid-masjid terdekat dari kediaman kami terpaksa di tunda terlebih dahulu, beralih dengan menemani ayana yang hari ini memenuhi undangan silaturahim ke tempat rekan kerja ayana di lanjut dengan silaturahim dengan para om dan tante serta saudara sepupu Kak Nad.


Kebersamaan, canda tawa dan aneka kisah mewarnai perjalanan kami hari ini, berbincang mengenai konten media sosial untuk para duo jenderal serta beberapa rencana petualangan kami di tahun-tahun mendatang




Bukankah hal besar sesulit apapun itu bisa terasa ringan saat mengerjakannya bersama? Dan langkah kecil kita dari rumah bisa jadi akan menghantarkan kita pada tujuan utama dan pencapaian tujuan penciptaan kita di bumi Allah ini?





Bandar Lampung, 16 Juni 2019
Puspaning Dyah, karena menulis adalah meninggalkan jejak